Pentingnya Pengetahuan Dan Kesadaran Masyarakat Terhadap Penyakit Kanker

HumasRSMDJ — Tanggal 4 Februari diperingati sebagai Hari Kanker Sedunia (World Cancer Day). Peringatan itu untuk mengingatkan seluruh masyarakta agar peduli terhadap penyakit yang masuk kategori mematikan tersebut.

Kemarin (4/2), Perhimpunan Onkologi Indonesia (POI) Sumbar bersama Dewan Direksi RSUP Dr. M. Djamil Padang dan Himpunan Perawat Onkologi Indonesia (Himponi) Sumbar gelar peringatan tersebut di ruangan Kemoterapi Bangsal Jantung RSUP Dr. M. Djamil.

Pasien yang menjalani perawatan di ruangan kemoterapi diberikan bingkisan makanan dan bunga sebagai bentuk kepedulian kepada meraka yang berjuang sembuh dari kanker.

“Peringatan ini sangat penting, mengingat saat ini penderita kanker terus meningkat dan ini tidak hanya menjadi masalah individu saja,” kata Ketua POI Sumbar, Dr. dr. Irza Wahid, SpPD-KHOM FINASIM.

Diungkapkannya, prevalensi kanker di Indonesia tahun 2013 adalah 1,4/1000 penduduk (Riskesdas 2018).  Masih tingginya angka kejadian serta angka kematian.  Hal itu tejadi karena kurangnya pengetahuan dan kesadaran dalam rangka pencegahan  deteksi dini kanker.

“Dampaknya (Kurangnya pengetahuan dan kesadaran), terjadinya keterlambatan penanganan. Oleh sebab itu, peningkatan akses ke pusat pelayanan kanker yang baik juga sangat perlu mendapatkan perhatian,” pungkas dr. Irza sembari menyebutkan tema peringatan hari kanker sedunia tahun ini “I am, I Will”.

Ia berharap, gaungan peringatan hari kanker sedunia tidak hanya terhenti di tanggal 4 Februari, mengingat potensi bahaya dari kanker tersebut.

Sementara itu, Direktur Utama RSUP Dr. M. Djamil Padang,  Dr. dr.  Yusirwan SpB, SpBA (K) MARS mengapresiai kegiatan yang dilaksanakan POI dan Himponi tersebut.

Ia berharap upaya edukasi dan preventif terhadap peyakit kanker ini terus digaungkan agar masyarakat terhindar dari penyakit yang mematikan tersebut. (Humas/Viz)

Vaksinasi Masal Nakes Sumatera Barat di RSUP Dr. M. Djamil

HumasRSMDJ — Vaksinasi Tenaga Kesehatan dan non Kesehatan tahap 1di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) M Djamil Padang Sumatera Barat (Sumbar) hingga kini Minggu (31/1) masih terus berlangsung. Vaksinasi yang di mulai  sejak Senin (18/1) lalu yang diperuntukkan bagi seluruh pegawai di Rumah Sakit tersebut.

Tidak hanya itu, Minggu (31/1) juga digelar vaksinasi masal bagi tenaga kesehatan di wilayah Sumatera Barat, baik baik bagi nakes Puskesmas, Klinik dan nakes lainnya. Tidak hanya jajaran Dewan Direksi RSUP Dr. M. Djamil, turut hadir dalam kegiatan vaksinasi masal tersebut Kepala Dinas Kesehatan Sumatera Barat, Kadis Kesehatan Kota Padang dan lainnya.

Kepala Dinas Kesehatan Sumatera Barat, Arry Yuswandi  mengatakan, bahwasanya kedatangannya itu adalah untuk menyaksikan langsung proses vaksinasi yang dilaksanakan M. Djamil secara massal.

“Menteri beserta jajaran memberikan tugas bahwa proses vaksinasi tahap pertama harus selesai pada tahun ini. Salah satu upaya percepatan kita, salah satunya dengan adanya vaksinasi massal,” katanya usai membuka kegiatan vaksinasi secara masal tersebut.

Diungkapkannya, vaksinasi ditargetkan 300 orang dalam satu hari. Sedangkan untuk tenaga kesehatan, pada 21 Februari 2021 juga ditargetkan sudah selesai dua kali penyuntikan vaksin. Maka dengan langkah-langkah vaksinasi massal yang dilakukan M Djamil bisa dilakukan percepatan.

“Kalau di M. Djamil sudah memulai sejak dari awal kemarin dan kita harapkan hari ini bisa tuntas dan selesai semuanya disuntik vaksin,” terangnya.

Sementara Direktur RSUP M Djamil Padang, Dr. dr. Yusirwan, SpB, SpBA (K) MARS mengatakan, sekitar dari 3.421 sudah 75 persen sudah selesai divaksinasi hingga Sabtu (30/1/2021). Sedangkan sisanya sekitar 1.100 Nakes ditargetkan hari ini tuntas semuanya.

“Insya Allah M Djamil hari ini, dari 3.400 lebih itu selesai 100 persen dari penyelesaian tahap satu dari vaksin. Selain tenaga kesehatan, vaksinasi juga diberikan kepada petugas-petugas yang berkontak seperti Satpam, Cleaning Service dan lainnya,” kata Yusirwan.

Sebanyak 121 orang petugas medis dilibatkan dalam proses vaksinasi yang terdiri dari dokter, perawat dan tenaga administrasi. Kemudian juga disediakan 20 meja pelayanan sehingga tidak terjadi tumpukan-tumpukan dan protokol kesehatan tetap berjalan.

Ketua Komisariat Daerah Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) Covid Sumbar, Reveinal. Pihaknya saat ini akan terus menunggu laporan kejadian pasca Imunisasi.

”Kami mengimbau kepada seluruh masyakarat Sumbar bahwa vaksin covid ini betul-betul aman dan tidak usah ditakutkan,” katanya. (Humas/Viz)

Direktur Utama RSUP Dr. M. Djamil Dan Pejabat Esensial Laksanakan Pelayanan Vaksinasi Covid-19 Ke-2

Direktur Utama RSUP Dr. M. Djamil Padang, Dr. dr. Yusirwan, SpB, SpBA (K) MARS bersama dengan pejabat esensial Provinsi Sumatera Barat laksanakan pelayanan vaksinasi covid-19 ke-2 di Aula Dinas Kesehatan Provinsi Sumbar, Kamis (28/1).

Di samping Dirut juga diikuti enam pejabat dari delapan pejabat yang sebelumnya divaksinasi pertama di Aula Kantor Gubernur, pada Kamis (14/1).

Keenam pejabat esensial tersebut adalah Danrem 032 Wirabraja, Brigjen TNI Arief Gajah Mada, sebagai yang pertama, diikuti pejabat kedua, Kadis Kominfo Sumbar sekaligus Jubir Satgas penanganan Covid-19 Sumbar, Jasman.

Selanjutnya Dandenkesyah Padang, Letkol (Ckm) Zulfikar, Kepala BPOM Sumbar Firdaus Umar, Direktur Utama RSUP M. Djamil Dr.dr. Yusirwan dan terakhir Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Sumbar Dr. Pom Harry Satria.

Sedangkan Kepala Laboratorium Pusat Diagnostik dan Riset Penyakit Infeksi Universitas Andalas, Dr.dr. Andani Eka Putra bersama dengan Kabid Dokkes Polda Sumbar, Kombes Pol Lisda Cancer, tidak bisa hadir di Aula Dinkes Sumbar. Menurut Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Sumbar, Linarni Jamil, kedua pejabat tersebut tetap melaksanakan vaksinasi ke-2 hari ini, di Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Padang.

Direktur Utama RSUP M.Djamil dr. Yusirwan, juga meyakinkan keamanan vaksin covid-19. Berdasarkan pengalamannya pasca vaksinasi pertama, tidak ada kejadian ikutan pasca imunisasi. 

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Sumbar, Arry Yuswandi menyebut, hingga saat ini, tercatat sudah 2109 tenaga kesehatan (Nakes) di Sumbar yang telah divaksinasi. Ditargetkan seluruh nakes akan selesai divaksin hingga akhir Februari mendatang.

“Alhamdulillaah setelah vaksinasi, hingga saat ini belum ditemukan efek samping  yang beresiko. Target kita akhir bulan depan sudah selesai semua, karena itu kita berupaya maksimal vaksin sudah terdistribusi ke seluruh Sumbar. Kendala kita hanya ada sebagian kecil nakes yang belum divaksin karena masalah hipertensi, itu pe-er kita,” ungkap Arry. (Rilis DiskominfoSB/ Viz)

31 Pejabat Eselon III dan IV Dilantik dalam Jabatan Fungsional

HumasRSMDJ —- Menteri Kesehatan RI Ir. Budi Gunadi Sadikin, CHFC, CLU melantik 31 pejabat eselon III dan IV RSUP Dr. M. Djamil Padang secara virtual bersama dengan 1.674 pejabat lainnya di lingkungan Kementerian Kesehatan menjadi pejabat fungsional, Senin (28/12).

Sebagaimana diketahui, perubahan pejabat struktural menjadi pejabat fungsional merupakan bentuk penyederhanaan birokrasi sebagaimana mandat Presiden RI Ir. Joko Widodo.

Dalam amanatnya, Menkes menyampaikan dua pesan tugas perioritas kepada pejabat yang dilantik berkaitan dengan masih mewabahnya pandemi Covid-19, yakni pemberian vaksin serta pasca pemberian vaksin COVID-19.

Menkes menekankan dalam kurun waktu 6 hingga 12 bulan mendatang agar semua pihak dapat mendukung pelaksanaan program vaksinasi Covid-19.

“Yang pertama adalah bagaimana kita bisa melakukan program vaksinasi COVID-19 dengan lancar, cepat, dan merata,” ujarnya.

Selanjutnya Budi mengatakan, tugas kedua adalah bagaimana sesudah vaksinasi diberikan. Baik itu bagian perawatan, rumah sakit termasuk membangun sistem kesehatan publik.

“Bagian perawatannya, rumah sakitnya, juga termasuk membangun sistem kesehatan publik yang lebih siap untuk menghadapi COVID-19,” terangnya.

Vaksinasi COVID-19 merupakan bagian yang komprehensif dari penyelesaian masalah pandemi. Diungkapkannya vaksinasi juga bagian dari satu kesatuan untuk menyelesaikan masalah pandemi COVID-19. (Humas/Viz)

Dukungan RSUP Dr. M. Djamil untuk Kemajuan RSUD Padang Sidimpuan

HumasRSMDJ — Walikota Padang Sidimpuan Provinsi Sumatera Utara bersama rombongan berkunjung ke RSUP Dr. M. Djamil Padang alam rangka studi banding, Jumat (11/9).

Walikota Padang Sidimpuan, Irsan Efendi Nasution SH yang juga ketua rombongan disambut langsung Direktur Utama RSUP Dr. M. Djamil Padang Dr. dr. Yusirwan SpB, SpBA (K) MARS, bersama jajaran Direksi dan bejabat struktural.

“Kami sangat bahagia atas kunjungan dan sambutan yang diberikan RSUp Dr. M. Djamil Padang, hal ini tentunya menjadi langkah dan motivasi bagi kami untuk beljar lebih banyak dengan apresiasi dan dukungan tersebut kami berharap dapat diberikan ilmu yang sebanyaknya bagimana mekanisme mengelola rumah sakit sedemikian rupa,” tutur Irsan Efendi dalam memebrikan kata sambutan.

Pihaknya mengucapkan terimakasih atas penerimaan dan berharap semoga dukungan yang diberikan semua pihak menjadi amal baik.

Direktur Utama RSUP Dr. M. Djamil Padang Dr. dr. Yusirwan SpB, SpBA (K) MARS mengapresiasi dukungan yang telah diberikan Walikota Padang Sidimpuan untuk RSUD Padang Sidimpuan.

“Dukungan dari Pemerintah merupakan modal besar untuk kemajuan RSUD, kami (RSUP, red) mengucapkan terimakasih banyak dan penghargaan yang setnggi tingginya sudah bersedia datang, dan kami mengucpakan selamat datang kedapa seluruh rombongan,” pungkas Dirut sembari memeberi ruang yang seluasnya utuk mempelajari tata kelola manajemen dan pelayanan di RSUP Dr. M. Djamil Padang. (RSMDJ/Viz)

Ruang ICU/HCU Covid-19 Mulai Beroperasi, Kapolda Sumbar Apresiasi Langkah RSUP Dr. M. Djamil

HumasRSMDJ —- Kapolda Sumbar yang juga Wakil Ketua Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Sumatera Barat mengapresiasi langkah yang dilakukan RSUP Dr. M. Djamil Padang dalam upaya peningkatan fasilitas pelayanan kesehatan yakni dengan telah beroperasinya tambahan ruangan Intensif Care Unit/Hight Care Unit (ICU/HCU) untuk pasien Covid-19.

Hal itu diungkapkan Irjen Pol Toni Hermanto dalam kunjungannya ke RSUP Dr. M. Djamil Padang, Senin (7/12) pagi. Kedatangan Kapolda beserta rombongan di sambut langsung oleh Direktur Utama Dr. M. Djamil Padang, Dr. dr. Yusirwan SpB, SpBA (K) MARS beserta jajaran Direksi dan pejabat Struktural.

“Selaku Wakil Satgas Covid Sumbar, kami meninjau langsung tambahan ruangan rawat inap bagi Pasien Covid-19, ada penambahan 67 tempat tidur,” katanya.

Diakui Kapolda, ruangan intensif perawatan yang disiapkan RSUP Dr. M. Djamil Padang sangat representatif. Sehingga memberikan ketenangan dan kenyamanan bagi pasien yang nantinya bermuara kepada pemulihan dan ketenangan psikologis pasien.

“Ruangannya sangat representatif apalagi ada penambahan satu alat baru yang berfungsi menggantikan fungsi paru-paru. Dengan kenyamanan yang diberikan Rumah Sakit , harapannya tentu tingkat kesembuhan pasien lebih baik dan tinggi,” tutur Wakil Satgas Covid-19 Sumatera Barat itu.

Kapolda Sumbar itu mengucapkan terimakasih kepada RSUP Dr. M. Djamil Padang yang telah memprakarsai penambahan ruangan ICU/HCU di tengah kondisi Covid-19 di Sumbar yang masih cukup tinggi.

“RS M. Djamil sudah memprakarsai ini (Penambahan ruangan,red), apalagi kita pernah menjadi 5 provinsi penyumbang positif Covid-19 terbesar, dan ini (kehadiran tambahan ruangan) bagian dari jawaban-jawaban yang dilakukan RSUP Dr. M. Djamil Padang,” pungkasnya.

Sementara itu, Direktur Utama RSUP Dr. M. Djamil Padang, Dr. dr. Yusirwan SpB, SpBA (K) MARS yang juga didamping jajaran Direksi menyebutkan, Wakil Satgas Covid-19 Sumbar selama ini sangat intens memonitor perkembangan pelayanan di RSUP Dr. M. Djamil terutama pelayanan Covid-19.

“Beliau sangat intens dan sangat mendukung (penambahan ruangan) dan menjanjikan melihat langsung, kita telah melakukan perbaikan pelayanan bagi pasien, semoga kematian (pasien Covid-19,red) bisa berkurang, perbaikan dalam teknologi pelayanan memakai yang terbaik, kita berharap hasilnya lebih optimal” pungkas dokter spesialis bedah anak itu sembari menyebut ruangan tambahan itu sudah dapat dioperasikan dengan tingkat kenyamanan dan fasilitas yang mempuni. (Humas/Viz)

Menkes RI Lantik Direktur Perencanaan, Keuangan dan Barang Milik Negara RSUP Dr. M. Djamil

HumasRSMDJ —- Menteri Kesehatan RI dr. Terawan Agus Putranto melantik dr Rahmadian sebagai Direktur Perencanaan, Keuangan dan Barang Milik Negara Rumah Sakit Umum Pusat dr M Djamil Padang.

Tidak hanya dr. Rahmadian yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Dharmasraya, turut dilantik 7 pejabat fungsional RSUP Dr. M. Djamil dalam kegiatan pelantikan bersama jabatan pejabat tinggi pratama, direktur Poltekes dan Pejabat Fungsional di lingkungan Kementerian Kesehatan RI, Jumat (20/11).

Sebagaimana diketahui, dr. Rahmadian dilantik mengantikan Waluyo, SE, MM, Kes yang saat ini menjabat sebagai Direktur Perencanaan, Keuangan dan Barang Milik Negara Rumah Sakit Umum Pusat Dr. Cipto Mangunkusumo Jakarta.

Ketujuh pejabat fungsional RSUP Dr. M. Djamil yang turut dilantik, dr. Harnavi Harun, sebagai dokter Pendidik Klinis, Rahdiani analis Kepegawaian Mahir, Sri Wahyuni SKM dan Evi Fitria SKM sebagai Analis Kepegawaian Ahli Muda. Sri Indria Widyayanti SKM sebagai Analis Kepegawaian Ahli Pertama.

Selanjutnya, Ali Umar SKM, MKM dalam jabatan fungsional sebagai Pembimbing Kesehatan Kerja Ahli Madya, serta Allan Hardyan Perkasa sebagai Fisioterapis Terampil.

Dalam amanatnya, Menteri Kesehatan dr. Terawan Agus mengucapkan selamat kepada kepada pejabat yang dilantik

“Saya percaya saudara-saudara akan melaksanakan tugas , bekerja sebaik-baiknya menjalankan amanah dan kepercayaan yang diberikan ” ujarnya.

Ia mengatakan, para pejabat mesti produktif dan menjaga integritasnya. Serta harus inovatif dengan mengutaman pelayanan publik. Ia berharap pejabat yang dilantik bertanggung jawab dalam melaksanakan tugasnya.

“Semua dapat dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab untuk kepentingan Kementerian Kesehatan, khususnya untuk masyarakat Indonesia,” pungkas dr. Terawan. (Humas/Viz)

Tenaga Non PNS Terima Paket Sembako

HumasRSMDJ — Sebanyak 1200 paket bantuan sembako dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) diterima tenaga kesehatan dan tenaga non kesehatan di lingkungan RSUP Dr. M. Djamil Padang. Bantuan paket tersebut diserahkan langsung Anggota Komisi IX DPR RI Dapil 1 Sumbar, dr, Syuir Syam, M. Kes.

Penyerahan secara simbolis oleh mantan Walikota Padang Panjang itu disambut langsung Direktur Sumber Daya Manusia, Pendidikan dan Umum (SPU) RSUP Dr. M. Djamil Padang, Dr. dr. Dovy Djanas, SpOG di Auditorium Lantai IV Gedung Administrasi dan Instalasi Rawat Jalan, Rabu (4/11).

 “Bantuan ini sebagai bentuk kepedulian bersama khusunya bagi tenaga kesehatan dan non kesehatan yang juga terdampak Covid-19,” ujarnya dr. Suir Syam.

 Diakuinya, saat ini belum ada satupun negara yang berhasil dalam perjungan melawan Covid-19 yang telah memberikan dampak secara global terhadap perekonomian.”Semoga bantuan ini memberikan manfaat dan tentunya kami berharap masyarakat untuk terus mendukung upaya bersama melawan Covid-19,” pungkasnya sembari berpesan untuk terus menerapkan protokol kesehatan.

Direktur SPU RSUP Dr. M. Djamil Padang, Dr. dr. Dovy Djanas, SpOG sangat bersyukur atas bantuan yang diberikan kepada tenaga kesehatan dan non kesehatan di rumah vertikal tersebut. Sebagai rumah sakit pemerintah yang terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Tentunya bantuan ini sangat berarti bagi kami di sini, apalagi tengah masa kita bersama berjuang melawan Covid-19 ini,” katanya sembari berharap Angota DPR RI asal Sumbar itu untuk membantu penambahan alat ventilator (alat bantu pernafasan).

Ucapan syukur dan terimakasih juga terucap dari Elsa Novita salah seorang staf RSUP Dr . M. Djamil. Ia merasakan kebahagian atas bantuan yang diberikan. Bantuan tersebut sangat bermanfaat bagi diri dan keluarganya. (Humas/Viz)

RSUP Dr. M. Djamil Tambah Ruang ICU Pasien Covid-19

HumasRSMDJ —Gubernur Sumbar, Prof Dr. Irwan Prayitno, Psi M.Sc melihat langsung kesiapan ruangan Instalasi Pelayanan Jantung (IPJT) RSUP Dr. M Djamil Padang yangdijadikan tempat isolasi ICU Covid-19, Jumat (16/10). Gedung pengembangan ruangan isolasi itu nantinya menyediakan 68 tempat tidur dari 36 tempat tidur untuk pasien Covid-19 dengan status berat.

Diakui Gubernur Sumbar, melihat grafik kasus pandemi Covid-19 terus meningkat di Sumbar. Menurutnya rumah sakit berpotensi kekurangan ruangan perawatan untuk pasien Covid-19 dengan status berat.

“Tadi sudah sama-sama kita tinjau langsung, kesiapan ruangan perawatan untuk pasien Covid -19 di RSUP M Djamil ini dengan status berat. Tujuannya jelas tentunya untuk melayani pasien Covid-19 yang dirujuk ke rumah sakit ini,” ucapnya.

Tidak hanya kesiapan rumah sakit, ia menyebutkan pemerintah juga menyiapkan Asrama Haji untuk dijadikan tempat isolasi bagi pasien Covid-19. Dengan pengembangan ruangan yang dilakukan pihaknya mengapresiasi langkah yang dilakukan RSUP Dr. M. Djamil Padang.

“Kami pemerintah sangat mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan M. Djamil, sehingga resiko kematian khusunya bagi pasien Covid-19 dapat dicegah, ” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Utama RSUP Dr. M. Djamil Padang, Dr. dr. Yusirwan Sp. B, Sp. BA (K) MARS mengakui, saat ini kasus berat pasien Covid-19 cukup banyak, sehingga pihaknya melakukan pengembangan dan penambahan ruangan isolasi ICU.

“Sekarang kita lihat dan saksikan bersama, terus terjadi peningkatan pasien Covid-19 di Sumatera Barat. Oleh karena itu RSUP M Djamil menyiapkan tambahan 68 tempat tidur lagi untuk ruangan ICU, di samping ruangan Isolasi yang sudah ada,” ucapnya.

Direktur Utama mengungkapkan, bagi pasien Covid-19 yang di rawat di ruang ICU terus dimonitor selama 24 jam dengan tenaga ahli yang memadai di bidangnya. Di samping itu setiap pasien akan dimonitor dengan CCTV.

Dokter spesialis bedah anak itu juga mengungkapkan, RSUP M Djamil pada saat ini mengalami peningkatan pasien 200-300 pasien Covid-19 dengan status sedang hingga berat dibandingan pada Maret-Juni 2020.

“Sebelumnya pasien diruangan ICU kita tidak penuh. Sejak tingginya penambahan Covid-19 ruangan ICU kita menjadi penuh. Dari 176 tempat tidur, 92 persennya sudah berisi. Oleh karena itu, kehadiran tambahan ruangan ICU ini diharapkan dapat mempercepat penyembuhan pasien Covid-19,” ungkapnya.

Ia juga berharap dan terus menyeru kepada masyarakat untuk menjaga dan menerapkan protokol kesehatan, semua itu tidak lepas dari upaya memutus mata rantai penyebaran covid-19. (Humas/Viz)